BOGOR || BOGORFAKTUAL - Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama (bukber), dan santunan warga difabel yang digelar oleh Panitia Cap Go Meh (CGM) 2026, dan Persatuan Gerak Badan (PGB) Bangau Putih di Vihara Danagun, jalan Suryakencana, Kota Bogor. Pada Minggu, (8/3/2026). 

Acara tersebut menghadirkan warga difabel (penyandang disabilitas) dari berbagai komunitas di Kota Bogor sebagai tamu utama, sekaligus menjadi momentum merajut solidaritas dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai organisasi sosial dan keagamaan yang menjadi simbol kuatnya semangat toleransi, inklusivitas, dan kebersamaan lintas komunitas di Kota Bogor.

Ketua Panitia CGM, Arifin Hermawan, menyampaikan bahwa acara buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap warga difabel agar mereka merasa dihargai, diperhatikan, dan menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan tidak mengenal batas, warga difabel adalah bagian dari masyarakat yang harus terus didukung dan diberi ruang untuk berpartisipasi secara aktif." Ujarnya.

Ucapan serupa juga disampaikan oleh Ketua PGB Bangau Putih, Hettyana Yasin, "Puji syukur saya berharap seluruh warga difabel ini senang, dan terimakasih juga untuk para donatur yang berpartisipasi dalam acara ini. Dan saya harap untuk para orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus, semoga tetap tabah, dan kuat untuk merawat anak-anak mereka masing-masing." Ucapnya.

Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta penyerahan bingkisan kepada para peserta difabel sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral di bulan penuh berkah ini.

Perwakilan Forkopimda Kota Bogor yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi inisiatif Vihara Danagun, dan PGB Bangau Putih yang telah menjadi ruang kebersamaan lintas agama dan sosial.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan nilai toleransi yang kuat di Kota Bogor serta mempererat hubungan antarwarga.Acara berlangsung dengan penuh kehangatan, di mana para peserta difabel, relawan, dan tamu undangan duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.