LEUWILIANG || BOGORFAKTUAL - Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor kembali mencatatkan sejarah membanggakan melalui perayaan Hari Lahir (HARLAH) ke-9 yang digelar pada 20-26 Januari 2025 dengan mengangkat tema "Transformasi Berkelanjutan: Mengokohkan Tradisi, Merajut Inovasi".
Harlah Tahun ini berhasil menghadirkan sembilan agenda spektakuler yang diselenggarakan di Lingkar ASWAJA Institut Ummul Quro Al Islami Bogor pada 20 Januari 2025 berhasil mengumpulkan tokoh-tokoh penting dari berbagai elemen masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Para Pimpinan IUQI Bogor, juga para Rektor Kampus Se-Bogor, Dandim & Polsek, Tokoh ketua ormas Islam mulai dari Nahdatul Ulama, Muhamadiyah, PUI, Dewan Dakwah, ICMI, Serikat Islam, Anggota DPRD, Perwakilan Dispora, MUI Kecamatan, Anggota ORMAWA IUQI mulai dari, BEM, MPM, KPRM, Himmpro, UKM, Duta Kampus IUQI, serta 2000± mahasiswa dan masyarakat umum .
Dalam sambutannya, selaku Presiden Mahasiswa sekaligus Ketua Pelaksana dalam sambutanya Ryan Nasruddin mengatakan bahwa universitas bukanlah sekadar bangunan dan pencetak tenaga kerja .
"Melainkan tempat memperluas ilmu pengetahuan dan revolusi intelektual dan iapun berharap bahwa mahasiswa dan kampus dapat benar-benar impact full dengan memberikan maslahat dan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh kalangan masyarakat melalui rangkaian kegiatan Harlah IUQI Bogor ini," kata Ryan Nasruddin, Minggu (27/1/2025).
Dikesempatan yang sama, Asep Zakaria Ansori LC., M.H selaku Penanggung Jawab Kegiatan ikut menyampaikan kebahagiaan nya bahwa acara dapat berjalan dengan baik lancar, serta meriah .
"Dan ia pun berharap di tahun depan di 10 tahun atau tepat 1 dekade iuqi, harlah tahun ini menjadi langkah yang gemilang dalam menuju 1 dekade iuqi," Ucapnya.
Sementara itu, Rektor IUQI Dr. Saiful Falah M.Pd. menyampaikan, Harlah ke depan dapat memberikan keberkahan yang lebih besar bagi semua pihak. Dan beliau pun bersyukur semua rangkaian dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Menandai perjalanan menuju satu dekade, HARLAH ke-9 IUQI menghadirkan sembilan agenda monumental:


