TAJURHALANG || BOGORFAKTUAL - Mantan Kepala Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Asan Umar dengan penampilannya yang sederhana dan bermasyarakat kini aktif menekuni usaha milik pribadinya untuk fokus dan konsisten menggeluti budidaya Ikan Bawal.
Asan Umar Saat ditemui di kediamannya, pada Selasa (24/06/2025) bahwa dalam usaha untuk menghidupkan ekonomi keluarga tidak lain dengan budidaya Ikan Bawal.
"Hal ini mengingat ikan jenis ini banyak diminati oleh konsumen bahkan pemasarannya tidaklah sulit karena, sudah banyak pelanggan yang datang sendiri ke lokasi peternakan," kata Asan kepada bogorfaktual.
Selain itu, Asan menjelaskan, lahan yang digunakan saat sekarang seluas 4000 Meter bahkan sudah dipersiapkan juga lahan seluas 1200 Meter dan 2600 Meter bila permintaan pasar kian meningkat.
"Untuk bibit tentu berharap adanya bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Bogor, diperkirakan lebih kurang 10.000 ekor dan sudah disurvey ke lokasi, tinggal realisasinya bantuan," ujarnya.
InsyaAllah budidaya ternak Ikan bawal memiliki prospek yang baik kedepan,selain mudah perawatannya juga ketersediaan pakan ikan cukup dari dedaunan (oyot) singkong, dimana setiap harinya sudah ada orang yang ngirim pakannya, jadi tidak terlalu sulit," sambung mantan Kades itu.
Perlu diketahui, Asan menjelaskan, untuk masa panen ikan butuh waktu kisaran 4-5 bulan dengan total 7-8 kwintal.
"Untuk ukuran konsumsi 1kg/3-4 ekor, kisaran harga tidak jauh beda dengan ikan lele lebih sedikit," ungkapnya.
dia juga berharap, adanya dukungan dari Pemerintah sejalan dengan Program Ketahanan Pangan Nasional pada tahun 2025.


