SUKAMAKMUR || BOGORFAKTUAL - Pasca terjadinya tanah amblas pada beberapa waktu lalu 04-03-2025 di RT.01/RW.03 Kampung Pangmupukan Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor hingga kini para pemilik bangunan yang berjumlah 17 unit bangunan berharap  mendapatkan bantuan dari Pemerintah masih menunggu waktu.

Pasalnya, media ini setelah melakukan investigasi ke lokasi kejadian, pada Kamis 17-04-2025 masih nampak bangunan rumah belum diperbaiki secara total oleh masing-masing pemiliknya.

Berdasarkan keterangan Hana dan  Imas,  seingatnya pada waktu itu sebelum puasa terjadilah bencana tanah amblas yang disertai rusaknya bangunan rumah warga seperti atap, lantai keramik, dinding ada yang retak dan hancur, tiang pilar teras miring bahkan plafon rumah rontok," terangnya kepada Bogorfaktual, Kamis (24/4/2025).

Lebih lanjut, ia mengakui,  telah menerima bantuan yang sifatnya darurat untuk mengontrak selama 7 bulan lamanya.

"Sementara untuk biaya perbaikan belum punya uang dan mengharap bantuan dari pemerintah, pada waktu itu Wabup Jaro Ade turun melihat langsung ke lokasi ini," bebernya.

Lebih lanjut, Hana mengungkapkan, nanti akan direlokasi atau tidak belum tahu. "Kita menunggu waktu moga aja bantuan dari pemerintah bisa terwujud dan bisa memperbaiki rumah," ujarnya 

Sementara itu, ditempat berbeda Syafrudin selaku Ketua RW.03 yang saat itu berada di Posdes Sukamakmur membenarkan, adanya kejadian bencana tanah amblas diwilayahnya pada bulan Maret 2025,hingga mengakibatkan 17 unit rumah warga rusak.

"Wabup Bogor Jaro Ade sudah turun melihat langsung ke lokasi,"  singkatnya.

Diketahui, berita ini di turunkan, Ujang Sunandar selaku Kades Sukamakmursedang tidak berada di Kantor.