TAMANSARI || BOGORFAKTUAL - Terjadi kecelakaan tunggal sebuah sepeda motor yang ditumpangi oleh dua orang warga tergelincir, karena serpihan batu krikil dan pasir yang tercecer akibat dampak dari proyek betonisasi jalan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bogor, tepatnya di jalan Nanas arah Pure Jagatkarta wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Peristiwa kejadian tersebut, pada Sabtu (6/12/2025) sore sekitar pukul, 15:30. WIB, warga Kecamatan Tamansari yang berboncengan mengendarai sebuah sepeda motor dengan nomor polisi B 6229 KRD melintasi jalan Nanas arah menanjak menuju Pure Jagatkarta, kemudian setelah melintasi jembatan pas di tikungan didepan Kedai Kultara, sepeda motor tersebut terpeleset yang kemudian terjatuh dikarenakan banyaknya sisa batu krikil dan pasir di badan jalan sisa proyek betonisasi jalan yang sedang dilaksanakan oleh Dinas Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor yang mana kegiatan tersebut dilaksanakan oleh CV Radika Karya.

"Saya menyaksikan kedua orang yang berboncengan menaiki sepeda motor itu terjatuh dan saya juga membantu mengobati luka-lukanya. Di belokan sini memang sering pengendara motor yang jatuh karena terpeleset krikil dan pasir bekas ngecor jalan, terakhir sekitar seminggu lalu ada juga perempuan yang jatuh di belokan situ," Kata seorang saksi yang mana adalah pemilik Kedai Kultara.

Diketahui korban mengalami luka ringan dibagian tangan, dan lutut sebelah kanan, kemudian sepeda motor yang dikendarai korban mengalami rusak ringan.

Atas kejadian tersebut, diduga CV Radika Karya kurang memperhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) sehingga banyak material sisa kegiatan proyek betonisasi jalan yang tercecer dibadan jalan, sehingga mengakibatkan kecelakaan dalam berlalu lintas. 

Saat dikonfirmasi, Aan selaku pelaksana kegiatan CV Radika Karya mengatakan bahwa kecelakan tersebut adalah kesalahan sendiri.

"Itu kecelakaan kan kesalahannya sendiri, udah tau lagi ada proyek malah gak hati-hati," Ucap Aan kepada Wartawan melalui telpon via Whatsapp.

Masyarakat berharap kepada pelaksana kegiatan proyek supaya lebih memperhatikan dampak lingkungan atas peoyek yang sedang mereka kerjakan. (WBS)